Info

Diagnosis Cepat Tepat dengan Teknologi Mutakhir MRI 3T

Diagnosis Cepat Tepat dengan Teknologi Mutakhir MRI 3T

Allkes.com – Di era modern ini dimana teknologi berkembang secara signifikan seperti grafik eksponesial. Terutama di bidang kedokteran, berkat adanya suatu teknologi mutakhir memberi kemudahan bagi praktisi kedokteran dalam mendiagnosis pernyakit serta menentukan alternatif pengobatan yang tepat bagi pasien. Alat MRI (Magnetic Resonance Imaging) salah satunya, merupakan teknik diagnostik mutakhir untuk memeriksa dan mendeteksi berbagai penyakit yang menghasilkan gambar kelainan dalam tubuh pasien dengan menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio.

Pada awal kemunculan tahun 1999, MRI masih memiliki kekuatan magnet tertinggi sebesar 1,5 Tesla dikenal dengan istilah High Field Tesla . Namun pada tahun 2002, MRI telah dikembangkan menjadi 3T (3 Tesla).  Namun hingga tahun 2009, alat MRI 3T belum tersedia di Indonesia, hal ini karena harganya sendiri sangat mahal. Untuk MRI 1,5T sendiri sudah banyak digunakan di beberapa rumah sakit swasta di Indonesia. Hingga akhir 2012, MRI 3T masuk ke Indonesia, rumah sakit pertama yang mulai memperkenal alat mutakhir ini adalah National Hospital Surabaya.

Alat ini mampu mempersingkat proses pemeriksaan dua kali lebih cepat dibandingkan dengan MRI 1,5 Tesla. Keunggulan lain, secara fisik 3 MRI 3T  memiliki diameter lubang pemeriksaaan 70 cm, lebih besar 10 cm dibanding versi MRI sebelumnya. Sehingga secara diameter memiliki volume 30 persen lebih besar daripada alat MRI biasa. Lubang diameter yang lebih besar memberikan ruang yang lebih nyaman sehingga mengurangi kecemasan pasien pada saat pemeriksaan khususnya bagi pasien penderita claustrophobia atau ketakutan pada ruangan sempit.

Tidak hanya itu, MRI 3T sangat baik dalam pemeriksaan jantung dan pembuluh darah serta memiliki paparan radiasi 30-40 persen lebih rendah dibandingkan dengan alat CT Scan lainnya. Hasil gambaran-gambaran dengan potongan sangat tipis bagian tubuh manapun dari MRI 3T ini mampu diperoleh dalam waktu yang singkat tanpa menggunakan sinar X, sehingga tidak menimbulkan radiasi. Dengan keunggulan tesebut maka pemeriksaan MRI juga aman bagi ibu hamil, bayi, dan Lansia.

MRI 3T telah banyak digunakan di beberapa rumah Indonesia, dan pada awal tahun ini (2017) Rumah Sakit Premier Surabaya juga telah menerapkan teknologi medis ini. Kecanggihan teknologi sangat dirasa sangat bermanfaat oleh beberapa klinisi dalam menolong pasien. Dr. Ketut Martiana, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi RS Premier Surabaya misalnya, beliau sangat mengapresiasi fitur canggih pada alat ini. Dr. Ketut mengungkapkan bahwa tak hanya efisiensi waktu, untuk sebagian kasus seperti pemeriksaan pada kelainan tulang belakang misalnya, efisiensi biaya yang dikeluarkan pasien juga akan didapat.  Di rumah sakit lain, untuk pemeriksaan tulang belakang biasanya dilakukan hingga 3 kali, bagian perbagian. Dengan kehadiran MRI 3 Tesla di RS Premier Surabaya, pemeriksaan cukup dilakukan sekali saja, dari tulang leher hingga tulang ekor. Tentu hal itu akan mengurangi cost pasien, Dr. Ketut menambahkan. Keuntungan lain untuk bidang Ortopedi menurut Dr. Ketut, pasien yang memakai implant tulang belakang tetap bisa dilakukan pemeriksaan dengan MRI 3 Tesla.(qb/ar)

 

Referensi: rs-premiersurabaya.com, medistra.com, tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *