Medical Research, Terbaru

Teknologi Perbesaran Slide Scanner Dari Ohio State University

Teknologi Perbesaran Slide Scanner Dari Ohio State University

Allkes.com – Perkembangan yang pesat pada penggunaan slide scanner digital pathology komersial, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan manusia dan hewan, serta kualitas penelitian. Mahalnya biaya pembelian dan perawatan slide menjadi hambatan adopsi perangkat ini secara luas. Hasil kerjasama antara seorang Profesor teknik biomedis dari Ohio State University, Yi Zhao bersama dengan seorang asisten peneliti calon penerima gelar PhD, Hanyang Huang, nampaknya dapat menjadi solusinya. Keduanya telah menghasilkan sebuah slide scanner digital pathology portabel berbasis smartphone dan pada Januari ini baru saja mendapatkan penghargaan tahap I dari National Science Foundation (NSF) untuk teknologi bisnis kecil sebesar $ 225.000.      

Slide scanner digital pathology merupakan perangkat yang dapat menghasilkan gambar yang berkualitas tinggi dengan proses yang lebih cepat dari mikroskop konvensional. Gambar dari slide juga dapat disimpan dan dibagi diantara para ahli patologi, inilah yang membuatnya jauh lebih efektif, namun juga lebih mahal. Meski telah ada beberapa slide scanner berbasis smartphone di pasaran, Huang mengatakan yang membedakan perangkatnya dari yang lain adalah penggunaan lensa cair elastomer adaptif kecil dengan resolusi tinggi untuk pencitraan mikroskopis, bukan kaca.

Teknologi Perbesaran Slide Scanner Dari Ohio State University

engineering.osu.edu

 “Dengan memompa cairan, bentuknya berubah untuk memperbesar gambar.”, kata Huang. Perangkatnya ini mampu mencapai perbesaran optik hingga 40 kali. Karena tidak menggunakan kaca, maka ukuran slide scanner ini dapat lebih kecil dari tampilan slide scanner yang ada di pasaran, kira-kira hanya dua kali ukuran smartphone, sehingga lebih portabel. Harganyapun diperkirakan oleh Zhao dan Huang, 80% akan lebih murah dari slide scanner di pasaran, dengan hasil kinerja optik yang sebanding. Sehingga, memungkinkan lebih banyak patolog yang dapat mengakses patologi digital. “Itu berarti lebih banyak pasien yang dapat menerima diagnosis tepat waktu dan kualitas perawatan yang lebih tinggi.”, kata Huang.(mr/ar)

Sumber Pustaka: engineering.osu.edu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *