Medical Entrepreneur, Terbaru

Global Medical Travel Platform

Global Medical Travel Platform

Allkes.com- Bila fasilitas tidak mendukung dalam perawatan kesehatan, apa yang akan Sahabat Medtech.id lakukan? Orang akan langsung berubah haluan mencari fasilitas tersebut ke luar negeri. Dorongan tersebut menciptakan startup startup baru dalam dunia medis untuk menghubungkan fasilitas yang ada di rumah sakit luar negeri. Tentu wisatawan medis harus tau bagaimana fasilitas yang ada disana guna memutuskan apakah cocok untuk pasien. Baik mengenai riwayat dokter yang akan menangani, biaya pengobatan dan fasilitas mendukung lainnya. Melalui global medical travel platform maka calon pasien dapat mengakses semua fasilitas tersebut tanpa harus berkunjung langsung ke rumah sakit yang dituju.

Dewasa ini, berbagai macam penyakit terus berkembang dari yang sederhana seperti flu hingga yang mematikan seperti kanker dan lainnya. Inilah yang membuat orang semakin waspada terhadap kesehatan mereka. Orang akan rela mengeluarkan biaya berapapun untuk biaya perawatan kesehatan hingga mereka pulih normal. Atas dasar ini pula, para pengembang startup berinovasi memberikan solusi terbaik untuk mereka.

Di negara berkembang seperti Thailand misalnya, yang telah terkenal sebagai tujuan para wisatawan medis. Thailand memberikan layanan operasi dengan biaya terjangkau dan prosedur perawatan rutin dari doketr tebaik dan terkenal sedunia. Lalu siapa para wisatawan itu yang rela merogoh kocek tinggi untuk berobat hingga ke luar negeri? Data dari National Office of Travel and Tourism di Amerika menyebutkan hampir 10%  dana belanja kesehatan untuk biaya pariwisata medis hanya dalam setengah tahun pertama di tahun 2015. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.  Tak hanya di Amerika, di Indonesia pun sedang menjadi tren untuk berobat ke luar negeri. Negara yang sering disinggahi dan menjadi tempat favorit orang Indonesia berobat salah satunya adalah Singapura.

Untuk memudahkan para wisatawan medis, telah hadir startup yang membantu menentukan tujuan yang menawarkan perawatan dan prosedur terbaik untuk perawatan kesehatan. Selain itu, platform-platform ini turut membantu merenakan setiap aspek dari perjalanan mulai dari akomodasi penerbangan hingga penginapan. Berikut adalah contoh startup yang berkembang di sektor ini:

  1. GapDoc. menghubungkan wisatawan dengan rumah sakit yang terakreditasi di luar negeri untuk prosedur medis. Sayangnya, GapDoc hanya melayani tujuan wisata medis di Asia, yang membatasi ruang lingkup bagi mereka di Asia atau di tempat lain yang mungkin mencari prosedur medis di AS atau Eropa.
  2. GloboMD. Marketplace yang membandingkan berbagai prosedur medis luar negeri beserta dengan biayanya. GlobMD juga memberikan layanan akomodasi dan layanan lainnya ketika menetap sementara di luar negeri.
  3. Medigo. Marketplace bagi orang untuk mencari buku, dan mengatur perawatan berobat ke luar negeri dengan kualitas tinggi. Platform ini menghubungkan wisatawan dengan jaringan profesional medis terbaik di lebih dari 300 klinik dan 15 negara.
  4. TraveDoc. Situs booking online dokter memberikan layanan kepada masyarakat yang tinggal di luar negeri dan bepergian di negara baru. TraveDoc memungkinkan wisatawan memilih dan mengagendakan janji dengan dokter, dokter gigi atau spesialis yang mampu berbicara dengan bahasa mereka.
  5. GetTreated. Layanan dalam membantu wisatawan untuk mendapatkan perkiraan prosedur medis mereka di luar negeri dan mengatur jadwal perjalanan mereka. Dengan kata lain platform ini bergerak dalam hal konsultasi wisata medis.
  6. Berobat.id, Layanan ini beda dari 5 layanan yang lain, ini adala layanan yang berfokus dalam pelayanan kesehatan di indonesia, mungkin segmen ini baru di Indonesia patut kita tunggu kedepan bagaimana layanan ini hadir kedepanya dalam memenuhu segmen market indonesia yang unik.(qb/ar)

Referensi tulisan: skift.com, berobat.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *